Hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172

Keamanan produk konsumsi di Indonesia berkaitan erat dengan pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Salah satu bentuk pengawasan yang kini diterapkan secara luas tampak melalui kode 2D Barcode pada kemasan. Saat barcode dipindai, akan muncul data seperti hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 yang kerap menimbulkan pertanyaan.Hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172

Apa Itu Barcode BPOM ?

Barcode BPOM merupakan kode dua dimensi yang dicetak pada kemasan produk obat, kosmetik, makanan olahan, hingga suplemen. Kode tersebut menyimpan data legalitas yang terhubung langsung ke sistem pengawasan BPOM.

Peran utama barcode BPOM meliputi:

  • Menyediakan identitas resmi produk

  • Menghubungkan kemasan dengan database BPOM

  • Membantu pelacakan izin edar

  • Mendukung transparansi informasi produk

Kode seperti hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 bukan sekadar deretan angka dan huruf. Kombinasi tersebut berfungsi sebagai penanda izin edar yang telah tercatat secara resmi.

Kode 2D Barcode BPOM

Setiap barcode BPOM mengikuti format tertentu agar dapat dibaca oleh sistem. Struktur tersebut memanfaatkan standar penomoran yang konsisten.

Komponen utama dalam 2D Barcode BPOM meliputi:

  1. (90)
    Menunjukkan Nomor Izin Edar yang dikeluarkan BPOM

  2. NA11240100172
    Merupakan kode unik izin edar produk, biasanya berkaitan dengan kategori kosmetik atau produk tertentu

  3. Data tambahan (jika tersedia)

    • Nomor batch

    • Tanggal kedaluwarsa

    • Nomor seri produksi

Saat pemindaian dilakukan, sistem akan menampilkan hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 beserta detail produk yang terdaftar pada database BPOM.

Cara Mengecek Hasil Barcode BPOM Secara Resmi

Pengecekan barcode BPOM dapat dilakukan melalui layanan yang disediakan BPOM. Cara tersebut memudahkan pencarian data produk tanpa perantara.

Opsi Pengecekan yang Tersedia

  • Situs resmi Cek BPOM
    Digunakan dengan memasukkan nomor izin edar

  • Aplikasi BPOM Mobile
    Memanfaatkan kamera hp untuk memindai barcode langsung dari kemasan

Alur Pengecekan

  1. Buka layanan Cek BPOM

  2. Masukkan atau pindai kode 2D Barcode

  3. Sistem menampilkan hasil pencarian

  4. Cocokkan data dengan kemasan produk

Hasil yang muncul biasanya mencakup nama produk, merek, pendaftar, bentuk sediaan, serta status izin edar.

Contoh Hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172

Kode (90)NA11240100172 menunjukkan bahwa produk terkait telah memiliki izin edar BPOM. Awalan (90) menandakan nomor izin elektronik, sedangkan rangkaian huruf dan angka setelahnya merupakan identitas produk dalam sistem BPOM.

Dari hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172, informasi yang biasanya diperoleh meliputi:

  • Nama produk sesuai pendaftaran

  • Perusahaan atau pihak pendaftar

  • Kategori produk

  • Status legalitas aktif atau tidak

Kode tersebut hanya dapat dipastikan keabsahannya melalui layanan resmi BPOM, bukan dari tafsiran visual semata.

Manfaat  Barcode BPOM Sebelum Menggunakan Produk

Kebiasaan memindai barcode BPOM memberikan perlindungan tambahan bagi konsumen. Informasi yang ditampilkan membantu penilaian awal terhadap legalitas produk.

Manfaat utama yang diperoleh:

  • Menghindari produk tanpa izin edar

  • Memastikan data kemasan sesuai pendaftaran

  • Mengurangi risiko penggunaan produk ilegal

  • Mendukung pengawasan mandiri oleh konsumen

Hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 menjadi contoh konkret bagaimana satu kode dapat membuka akses ke informasi resmi yang terverifikasi.

Cara Memastikan Kode Barcode Terdaftar Resmi

Tidak semua barcode pada kemasan otomatis terhubung dengan database BPOM. Oleh karena itu, verifikasi tetap diperlukan.

Hal yang perlu diperhatikan saat pengecekan:

  • Pastikan hasil pencarian muncul di layanan BPOM

  • Cocokkan nama produk dengan kemasan

  • Periksa status izin edar

  • Waspadai produk dengan kode tidak terdeteksi

Apabila hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 tidak muncul pada sistem resmi, kemungkinan produk belum terdaftar atau terjadi kesalahan pencetakan barcode.

Barcode BPOM dalam Pengawasan Produk

Penerapan 2D Barcode memberikan dampak besar dalam pengawasan produk di Indonesia. Sistem tersebut mendukung penelusuran produk dari hulu ke hilir.

Fungsi pengawasan yang didukung barcode BPOM:

  • Pelacakan distribusi produk

  • Penarikan produk bermasalah

  • Pengendalian produk palsu

  • Validasi data produksi

Dengan keberadaan kode seperti hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172, BPOM dapat memantau peredaran produk secara lebih akurat.

 Barcode BPOM dengan Standar Global

Sistem barcode BPOM diselaraskan dengan standar internasional seperti GS1. Penyelarasan tersebut memungkinkan integrasi data lintas sistem.

Keuntungan penyelarasan standar:

  • Konsistensi format kode

  • Kemudahan integrasi rantai pasok

  • Dukungan sistem digital nasional

  • Akurasi identifikasi produk

Penerapan standar tersebut menjadikan hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 mudah dikenali oleh sistem pengawasan modern.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengecek Barcode BPOM

Beberapa kekeliruan masih terjadi saat konsumen melakukan pengecekan barcode.

Hal yang perlu dihindari:

  • Mengandalkan hasil scan tanpa cek database

  • Menganggap semua barcode otomatis resmi

  • Tidak mencocokkan detail produk

  • Mengabaikan status izin edar

Pengecekan selalu perlu dilakukan melalui layanan resmi agar hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 dapat dipastikan valid.

Konsumen dalam Mendukung Pengawasan BPOM

Pengawasan produk tidak hanya bergantung pada lembaga pemerintah. Partisipasi konsumen juga berperan besar.

Kontribusi konsumen meliputi:

  • Melakukan pengecekan barcode secara mandiri

  • Melaporkan produk mencurigakan

  • Menyebarkan edukasi keamanan produk

  • Mendukung transparansi informasi

Edukasi terkait barcode BPOM juga banyak dibahas pada platform informasi kesehatan dan regulasi seperti doklits.com yang membahas legalitas dan dokumentasi produk secara mendalam.

Hasil Barcode BPOM (90)NA11240100172 menjadi contoh nyata bagaimana sistem pengawasan digital membantu memastikan legalitas produk yang beredar. Melalui kode 2D Barcode, data izin edar dapat diakses dengan cepat, akurat, dan terhubung langsung ke database BPOM. Kebiasaan mengecek barcode sebelum menggunakan produk membantu perlindungan kesehatan sekaligus mendukung pengawasan nasional. Dengan memanfaatkan layanan BPOM secara optimal, konsumen dapat lebih yakin terhadap produk yang digunakan sehari-hari.